Pernyataan itu dirilis bersama dalam sebuah surat terbuka, yang isinya juga mensinyalir bahwa Trump akan membuat keamanan nasional Amerika Serikat terancam.
“Dari perspektif kebijakan luar negeri, Donald Trump tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden dan komandan militer,” tulis surat itu. “Nyatanya, kami yakin ia akan menjadi presiden yang berbahaya.”
Lihat juga:Donald Trump Terancam Dicekal di Filipina |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tidak ada dari kami yang akan memilih Donald Trump,” tulis mereka.
Lihat juga:Anak Jeb Bush Mendukung Donald Trump |
Trump disebut memiliki masalah temperamen untuk bisa menjadi presiden. “Dalam pengalaman kami, seorang presiden harus mau mendengar penasihatnya dan kepala departemen, mendorong pertimbangan dari pandangan yang bertentangan, dan harus mengakui kesalahan dan belajar dari sana.”
Surat ini dinilai tak hanya menyoroti soal ketidakmampuan Trump, namun lebih jauh perpecahan di dalam tubuh Partai Republik yang terus menguat sejak pencalonan Trump.
Pada Senin malam (8/8), menanggapi surat tersebut, Trump mengatakan bahwa mereka yang menandatangani surat itu adalah “para elite Washington gagal yang pantas disalahkan karena membuat dunia menjadi tempat yang berbahaya.”
“Orang-orang dalam ini—bersama dengan Hillary Clinton—adalah yang memutuskan keputusan bencana untuk menginvasi Irak, mem biarkan orang Amerika tewas di Benghazi, dan mereka adalah yang membiarkan bangkitnya ISIS.” (stu)