Dalam dokumen pemerintah yang diperoleh Reuters, Rabu (31/8), Ukraina menyetujui dekrit pada 27 Juli soal penghapusan perjanjian bebas visa dengan Korut, negara pembeli utama tepung Ukraina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Ukraina ini juga disebut sebagai buah dari pendekatan diplomatis Korea Selatan terhadap negara-negara yang bekerja sama dengan Korut.
Sebelumnya negara Uni Eropa Malta menolak perpanjangan visa bagi pekerja Korut, yang otomatis memaksa mereka hengkang dari negara itu.
Awal tahun ini, Nabimia menghentikan kerja sama dengan dua perusahaan Korut yang membangun pabrik senjata di negara itu dan terlibat dalam berbagai proyek militer.
Polandia menyatakan tidak akan mengeluarkan visa bagi warga Korut tahun ini setelah muncul laporan perbudakan terhadap para pekerja oleh rezim Kim Jong Un.
Sementara Singapura Juli lalu mengumumkan mulai Oktober mendatang akan memperketat dan menerapkan persyaratan tambahan bagi pelancong dari Korut. (den)