Meski begitu, Wang menyatakan kepada Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida pada Rabu (14/9) bahwa China menentang uji coba nuklir, dan bersedia bekerja sama dengan negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk "merumuskan respons yang diperlukan untuk mengantisipasi perubahan situasi di semenanjung [Korea]."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China merupakan sekutu dan mitra dagang terpenting bagi Korea Utara. China mengaku geram atas langkah Korut itu, namun belum secara langsung menentukan sikap, apakah akan mendukung rencana penjatuhan sanksi yang lebih keras terhadap negara pimpinan Kim Jong Un ini atau tidak.
China sebelumnya menyatakan bahwa sanksi bukanlah jawaban dari ketegangan yang meningkat di kawasan, dan menyerukan semua pihak untuk untuk kembali ke jalur perundingan.
Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri Jepang mengumumkan bahwa Kishida menilai uji coba nuklir itu adalah langkah Korut yang tak dapat dimaafkan dan merupakan ancaman terbesar langsung terhadap keamanan Jepang. Kishida juga meminta China memberikan respon yang konstruktif sebagai negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. (stu)