Clinton menyatakan hal itu kepada para pendukungnya di Daytona Beach, Florida, dengan menyebut hal itu cukup aneh dan dilakukan dengan hanya sedikit informasi menjelang pemilihan. Diketahui, FBI menyatakan kepada kongres bahwa pihaknya membuka penyelidikan baru terkait dengan surel Clinton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu, Trump sudah membuat kebohongan soal ini," katanya.
Penyelidikan surel itu diduga terkait dengan Anthony Weiner, bekas anggota kongres yang terlibat dalam pesan pendek seksual pada anak di bawah umur.
FBI sebelumnya tidak merekomendasikan tuntutan hukum terhadap Hillary setelah melakukan penyelidikan sebelumnya. Departemen Kehakiman kemudian menutup kasus itu pada awal tahun ini.
Seperti dilansir Antara, pada jumpa pers Maret 2015, Hillary mengakui bahwa ia memang bertukar sekitar 60.000 surel melalui akun pribadinya saat ia bertugas pada pemerintahan Presiden Barack Obama. Sekitar setengah dari ribuan surel itu berisi pesan pribadi dan, karena itu, dihapus. (asa)