"Tentara China dalam siaga tinggi dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara, juga melindungi kehidupan dan properti warga negara China yang tinggal di sepanjang perbatasan," demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan China, seperti dikutip Reuters, Senin (21/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedutaan Besar China di Myanmar pun menyerukan gencatan senjata sesegera mungkin guna mengembalikan kestabilan di daerah perbatasan tersebut.
Melalui pernyataan resminya, kedubes tersebut juga menginformasikan bahwa kini, pemerintah China menampung sementara sejumlah warga Myanmar yang melewati perbatasan untuk menghindari bentrokan.
Seruan ini dilontarkan untuk mencegah terulangnya kembali bentrokan seperti tahun lalu, ketika pertempuran merembet hingga masuk ke wilayah China. Lima warga China pun tewas akibat bentrok tersebut.
Konflik berkepanjangan di negara bagian Shan sendiri sudah berlangsung selama beberapa dekade, menyebabkan ribuan orang mengungsi ke luar negeri. (den)