"Satu perempuan, seorang warga dibunuh. Pasukan keamanan sudah mengevakuasi para penghuni lainnya," ujar seorang petugas kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika polisi tiba di lokasi, mereka hanya menemukan satu jasad perempuan bersimbah darah dengan beberapa luka tikaman. Kepolisian pun langsung memburu pelaku.
Menurut keterangan awal, pria tersebut menggunakan topeng dan membawa sebilah pisau dan senapan laras pendek.
Kepolisian belum mengetahui motif penyerangan ini. Namun, otoritas menyatakan bahwa tidak ada indikasi penyerangan ini merupakan aksi terorisme.
Penyerangan ini terjadi ketika Perancis sedang bersiaga setelah serangkaian serangan teror pada tahun lalu yang dimulai dengan penyerangan di kantor majalah satire, Charlie Hebdo, pada Januari 2015. (has)