Eropa Perketat Sistem Keamanan Jelang Libur Natal

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Rabu, 21/12/2016 03:23 WIB
Eropa Perketat Sistem Keamanan Jelang Libur Natal Negara-negara Eropa memperketat sistem keamanan jelang libur Natal. (Foto: Yves Herman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga serangan yang mengguncang Eropa dalam waktu 24 jam terakhir mendorong sejumlah negara memperketat keamanan di titik keramaian.

Peningkatan status keamanan menyusul tiga teror besar yang terjadi di Jerman, Swiss, dan Turki. Mengutip EBL News, beberapa negara seperti Jerman, Austria, Inggris, Italia, Norwegia, dan Denmark mengkonfirmasi akan memperketat sistem keamanan jelang libur Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah Jerman memastikan akan menutup area pasar Natal sehari pasca serangan sebuah truk yang sengaja menabrakkan dirinya ke tengah kerumunan.


Akibat insiden di Breitscheidplatz square, Berlin, Perdana Menteri dari negara bagian timur Sxony, Stanislaw Tillich meminta para pejabat kementerian dalam negeri untuk waspada dan meningkatkan keamanan.

Pemerintah memastikan akan menambah jumlah petugas keamanan bersenjata lengkap yang akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis pusat keramaian warga.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Austria menyatakan pihaknya tidak takut dengan teror yang dilancarkan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Menteri Dalam Negeri Wolfgang Sobotka memastikan sejumlah lokasi yang menjadi titik keramaian perayaan Natal dan Tahun Baru akan tetap buka.

Rutinitas peningkatan jumlah petugas keamanan disebut oleh pemerintah Inggris sebagai suatu agenda tahunan. Insiden yang terjadi di Berlin dan Ankara juga menjadi pengingat bagi pemerintah Inggris untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi serupa.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Italia Marco Minniti memerintahkan pihak keamanan untuk meningkatakan kewaspadaan di daerah ramai warga, lokasi wisata, dan tempat publik yang menjadi pusat perayaan Natal.

Pemerintah Norwegia sejauh ini memastikan belum melihat adanya tanda-tanda serangan yang terjadi di Berlin berpotensi dialami di Oslo atau kota lainnya. Namun begitu aparat keamanan sudah mulai berjaga-jaga di sejumlah tempat umum untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Kepolisian Kopenhagen, Denmark mulai melakukan patroli rutin di sejumlah pusat perbelanjaan menyusul serangan yang terjadi di Berlin. (evn/evn)