"Ini jelas merupakan vandalisme. Semua tindakan vandalisme di pemakaman Yahudi jelas merupakan anti-Semitisme," ujar direktur hubungan masyarakat Federasi Yahudi di Rochester, Karen Elam, kepada Reuters, Kamis (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kali ini, Elam benar-benar menekankan bahwa ini merupakan aksi anti-Semitisme yang memang mulai menjamur setelah Trump berkampanye pada tahun lalu.
Setelah Trump dilantik, aksi vandalisme berbau anti-Semitisme ini pun kian menjadi. Sebelum insiden di New York ini, kejadian serupa juga terjadi di Philadelphia, di mana sekitar 100 nisan hancur, juga di St.Louis ketika 170 nisan digulingkan.
Tak hanya berupa aksi vandalisme, sentimen anti-Semitisme lainnya juga meningkat pasca pelantikan Trump. Sejak awal Februari saja, sudah ada puluhan pusat komunitas Yahudi di berbagai penjuru AS terpaksa dievakuasi karena mendapatkan ancaman bom.
Trump sebenarnya sudah melontarkan pernyataan yang mengecam tindakan anti-Semit ini. Namun menurut sejumlah kelompok Yahudi, pernyataan ini terlambat. (has)