Jokowi Kutuk Teror London, Serukan Kerja Sama

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 23/03/2017 13:03 WIB
Jokowi Kutuk Teror London, Serukan Kerja Sama Presiden Joko Widodo mengutuk keras serangan teror di London. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengutuk keras serangan teror yang terjadi di London, Inggris Rabu sore waktu setempat. Melalui pernyataan resmi, Jokowi turut menyampaikan dukacita bagi pemerintah dan rakyat Inggris, terutama korban.

"Indonesia mengutuk keras tindakan terorisme, dalam segala bentuk dan dalam segala manisfestasinya," ujar Jokowi di Ruang Tunggu Utama Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kamis (23/3).

Teror terjadi di sekitar Gedung Parlemen Inggris. Insiden bermula ketika sebuah mobil melaju kencang di Westminster, menabrak pejalan kaki, serta melukai setidaknya tiga petugas kepolisian yang sedang berada di lokasi.
Diberitakan Reuters, mobil itu kemudian ditabrakkan ke pagar pembatas. Setidaknya satu orang pelaku dilaporkan turun dari mobil dan berlari ke arah Gedung Parlemen, menikam seorang petugas keamanan, sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi.


Hingga kini, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan 40 orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasaran informasi yang diterima Jokowi, tak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban di sana.
[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, Jokowi menuturkan, terorisme merupakan ancaman global. Sehingga, ia mengajak dunia internasional benar-benar bersatu memerangi ancaman terorisme.

"Indonesia kembali menyerukan kerja sama secara besar-besaran antarnegara dalam hal memerangi terorisme," ucapnya.
Selain Jokowi, sejumlah petinggi negara lainnya turut menyampaikan simpati dan memberikan dukungan kepada Inggris.

Di antaranya adalah Presiden Perancis Francois Hollande, Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.