"Sementara ini dia sudah teridentifikasi. Ya, ya, teridentifikasi," kata sejumlah kantor berita sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (20/4).
Meski begitu, Bortnikov tak merinci apakah identitas ini mengacu pada pelaku individu atau kelompok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria tersebut juga telah mengakui sejumlah keterlibatannya dalam peristiwa tersebut di sebuah sidang yang digelar pada Selasa pekan ini.
Polisi juga telah mengungkap salah satu pelaku yang tewas saat melakukan serangan itu. Dia adalah Akbarzhin Jalilov, warga Rusia yang lahir di Kota Osh, Kyrgyzstan, pada 1995.
Kremlin pun sudah mengakui identitas pelaku tersebut. Namun, Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut dan motif penyerangan belum terungkap.
Diberitakan AFP, Hingga kini, tak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden ini. Namun, FSB menyelidiki kemungkinan keterlibatan kelompok teroris ISIS dalam serangan itu.