"Saya ingin menyampaikan selamat karena saya dengar upaya tak terpikirkan pada masalah narkoba. Banyak negara punya masalah yang sama, kami juga, tapi upaya Anda begitu baik," ujar Trump sebagaimana dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian pengedar narkoba tersebut tewas di tangan aparat. Namun menurut pemerintah, sebagian lainnya tewas akibat pertikaian antar-kartel narkoba di Filipina.
Reuters belum dapat melakukan verifikasi atas pemberitaan New York Times ini. Namun pada 2 Mei lalu, juru bicara Duterte, Ernesto Abella, mengatakan bahwa Trump sudah mengetahui mengenai kritik atas Duterte tersebut.
Namun tetap saja, Trump memuji karena Duterte "melakukan aksi yang hebat mengingat berat dan kejamnya kondisi di Filipina."