Meski begitu, Dayri tak menjelaskan secara detail alasan pemerintahannya terkait langkah ini. Negara yang sudah lebih dulu memutus hubungan di Timur Tengah adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir dan Yaman.
Keempat negara itu memutuskan untuk menarik misi diplomatik dan kekonsuleran dari Doha lantaran khawatir akan keterlibatan Qatar yang diduga mendukung kelompok pemberontak hingga teroris seperti ISIS, Al-Qaidah, dan Ikhwanul Muslimin di Yaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saudi menyebut langkah ini diperlukan sebagai bentuk "perlindungan keamanan nasional dari bahaya terorisme dan ekstremisme."
Meski terpilih secara demokratis pada 2014 lalu, pemerintahan Libya di Bayda--bagian timur negara--memiliki kewenangan kecil di negara itu.
Pemerintah yang diakui dunia internasional saat ini memerintah di Bayda, setelah terusir dari ibu kota Tripoli oleh kelompok yang menamakan diri mereka Libya Dawn.
Pemerintahan Libya di Bayda juga bersekutu dengan kekuatan militer Khalifa Haftar.
Tentara Libya binaan Haftar (TNA) mulai berkembang di Libya sejak 2016 lalu dan telah berhasil mengambil alih fasilitas minyak bumi dan pangkalan militer di negara itu.
Lihat juga:Yaman Ikut Putus Hubungan dengan Qatar |