Teror Gergaji Mesin di Swiss, Lima Terluka
Lesthia Kertopati | CNN Indonesia
Senin, 24 Jul 2017 19:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria bersenjatakan gergaji mesin mengamuk di Schaffhausen, Swiss, pada Senin (24/7) pagi, waktu setempat, dan menyebabkan lima orang terluka. Namun, polisi tidak memasukkan insiden tersebut dalam serangan teroris.
Kantor berita ATS, dikutip AFP, memberitakan polisi menerima laporan mengenai ‘serangan teror’ di kota lama Schaffhausen pada pukul 10.39 waktu setempat.
Tidak lama setelah menerima laporan, petugas kepolisian, ambulans dan helikopter layanan darurat langsung menuju lokasi kejadian dan menutup area. Mereka juga segera mengevakuasi pelaku usaha dan warga di wilayah tersebut.
“Hingga saat ini, terdapat lima orang yang terluka, dua diantaranya serius, tiga lainnya luka ringan,” ujar juru bicara kepolisian Schaffhausen, Cindy Beer.
Dia menambahkan seluruh korban telah mendapat perawatan di rumah sakit.
Saksi mata menyebut pelaku membawa gergaji mesin dan melakukan serangan membabi-buta, sebelum kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian menggunakan mobil.
Meskipun pelaku belum berhasil diamankan, polisi menyebut insiden tersebut bukan serangan teroris.
(les)
Kantor berita ATS, dikutip AFP, memberitakan polisi menerima laporan mengenai ‘serangan teror’ di kota lama Schaffhausen pada pukul 10.39 waktu setempat.
Tidak lama setelah menerima laporan, petugas kepolisian, ambulans dan helikopter layanan darurat langsung menuju lokasi kejadian dan menutup area. Mereka juga segera mengevakuasi pelaku usaha dan warga di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Lepas dari ISIS, Wanita Suriah Bakar Burqa |
“Hingga saat ini, terdapat lima orang yang terluka, dua diantaranya serius, tiga lainnya luka ringan,” ujar juru bicara kepolisian Schaffhausen, Cindy Beer.
Dia menambahkan seluruh korban telah mendapat perawatan di rumah sakit.
Saksi mata menyebut pelaku membawa gergaji mesin dan melakukan serangan membabi-buta, sebelum kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian menggunakan mobil.
Meskipun pelaku belum berhasil diamankan, polisi menyebut insiden tersebut bukan serangan teroris.
(les)