Tiga Orang Ditembak di Tengah Keramaian Pantai Meksiko

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Selasa, 08/08/2017 05:34 WIB
Tiga Orang Ditembak di Tengah Keramaian Pantai Meksiko Sejumlah saksi mata mengatakan para wisatawan pantai dirundung panik saat serangkaian tembakan terdengar. (Skitterphoto/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga orang laki-laki tewas ditembak di salah satu kawasan wisata populer Los Labos, Meksiko, pada Senin (7/8), tepatnya pantai Pamilla di San Jose del Cabo.

Jaksa negara bagian Baja California Sur mengatakan insiden itu terjadi saat banyak turis sedang mengunjungi dan berjemur di pantai.

"Di tempat kejadian tiga orang ditemukan tewas akibat luka tembak. Sementara dua orang lainnya yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit," kata jaksa dalam pernyataan pers yang dikutip AFP.


Sejauh ini, belum ada keterangan dari pihak kepolisian mengenai pelaku penembakan. Meski begitu, polisi diyakini masih mengusut insiden yang terjadi di kawasan padat pengunjung itu.

Sejumlah saksi mata mengatakan para wisatawan pantai dirundung panik saat serangkaian tembakan terdengar.

Pengunjung pun dikabarkan segera melarikan diri dari pantai, menjauhi tempat kejadian.

"Kami mendengar tembakan dan langsung berlari ke tempat aman. Kami mendengar tembakan dari senapan otomatis," ucap Jorge, seorang pengunjung pantai dari Mexico City.
Tak lama setelah insiden terjadi, polisi langsung mengevakuasi para pengunjung dan mensterilkan pantai tersebut.

Belakangan, tindak kejahatan memang dilaporkan meningkat di wilayah pesisir pantai itu.

Lebih dari 230 orang dilaporkan tewas terbunuh di Los Cabos sejak awal tahun ini.

Sementara 186 ribu orang tewas dibunuh dan 30 ribu lainnya hilang di Meksiko sejak 2006 lalu. Kini, pemerintahan Presiden Enrique Peña Nieto telah mengerahkan militer untuk memerangi kejahatan terorganisir di negaranya.
Meski begitu, angka kriminalitas masih tetap tinggi. Kartel narkoba dan kelompok gengster masih menjadi ancaman keamanan masyarakat Meksiko.

Bahkan, sejumlah pengamat menganggap penangkapan gembong narkoba selama ini oleh otoritas Meksiko hanya semakin memicu kemunculan kelompok-kelompok kriminal independen baru.

Kelompok-kelompok kriminal tersebut tak hanya bergelut dalam perdagangan narkoba, tapi juga mulai beraksi melakukan perampokan, penculikan, hingga pemerasan di wilayah-wilayah yang mereka kuasai.