Inggris Tangkap Tersangka Ketiga Teror Bom London

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Rabu, 20/09/2017 10:55 WIB
Inggris Tangkap Tersangka Ketiga Teror Bom London Sampai saat ini, polisi juga masih mencari dan menggeledah sejumlah tempat dan properti di Hounslow dan Surrey, Inggris bagian tenggara. (AFP Photo/Daniel Leal-Olivas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Inggris menangkap tersangka ketiga yang diduga terlibat dalam serangan bom di stasiun kereta bawah tanah Parsons Green, London, pada Jumat pekan lalu.

Kepolisian Metropolitan London melaporkan, pria tersebut ditangkap oleh petugas anti-teror di Newport, Wales, pada Selasa (19/9).

Penangkapan ini memperluas penyelidikan polisi yang sebelumnya telah menahan dua orang pria berusia 21 tahun dan 18 tahun pada akhir pekan lalu.


“Pencarian sedang dilakukan di sebuah lokasi di Newport, berkaitan dengan penangkapan tersebut,” kata polisi, Rabu (20/9).
Sampai saat ini, polisi juga masih mencari dan menggeledah sejumlah tempat dan properti di Hounslow dan Surrey, Inggris bagian tenggara.

“Penyelidikan masih terus dilakukan dengan cepat. Detektif masih melakukan penyelidikan ekstensif untuk mengetahui fakta lengkap di balik serangan tersebut," bunyi pernyataan polisi.

Diberitakan AFP, insiden di Parsons Greens ini menjadi serangan teror kelima yang terjadi di Inggris selama 2017.

[Gambas:Video CNN]

Ledakan itu diduga berasal dari bom rakitan yang ditempatkan pada tas makanan beku. Walau bom tersebut dilaporkan tidak meledak dengan sempurna, sedikitnya 30 orang terluka dalam peristiwa itu.

Tak lama setelah serangan terjadi, Perdana Menteri Theresa May mendeklarasikan status keamanan Inggris menjadi "kritis" yang membuka kemungkinan akan ada serangan lainnya.

Meski ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Parson Greens, otoritas Inggris masih belum menemukan bukti-bukti bahwa teror tersebut dilakukan kelompok teroris itu.