Kementerian Luar Negeri Saudi pada Sabtu (18/11) mengatakan bahwa Saudi akan melayangkan nota protes kepada duta besar Jerman di Riyadh terkait komen "tak berdasar" yang dibuat Gabriel.
Lihat juga:Arab Saudi Bantah Paksa PM Lebanon Mundur |
Kontroversi bermula pada pengunduran diri mantan Perdana Menteri Libanon Saad al-Hariri dari jabatannya ketika ia berada di Riyadh pada 4 November lalu. Ia menuding kelompok Hizbullah yang didukung oleh Iran menyebabkan kekacauan di Libanon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, situs Kementerian Luar Negeri Jerman mengutip perkataan Gabriel kepada Menteri Luar Negeri Libanon Gebran Bassil bahwa "Jerman secara tegas berada di sisi Libanon," dan memperingatkan soal tensi yang meninggi di Timur Tengah.
"Titik masalah baru adalah hal terakhir yang diperlukan masyarakat di Timur Tengah saat ini," kata Gabriel. (stu)