Mugabe menentang partainya sendiri, ZANU-PF, dan ratusan ribu demonstran yang menuntut pengunduran dirinya. Dia sendiri telah dipecat dari posisinya sebagai ketua partai dan dua orang sumber Reuters melaporkan lelaki berusia 93 tahun itu akan mundur.
Namun dalam pidatonya, didampingi sejumlah jenderal, Mugabe hanya menyatakan menerima kritik dari ZANU-PF, militer dan publik tanpa menyinggung soal posisinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin oposisi, Morgan Tsvangirai, mengaku sangat terkejut.
"Saya bingung. Ini bukan saya saja, tapi seisi negara. Ia bermain-main," ujarnya kepada Reuters, Senin (20/11). "Dia mencoba untuk memanipulasi semua orang. Dia telah mengecewakan seisi negara."
"Kongres partai berkuasa (ZANU-PF) akan berakhir dalam beberapa minggu dan saya akan memimpin prosesnya," kata Mugabe.
ZANU-PF telah memberikan Mugabe waktu kurang dari 24 jam untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala negara jika tidak mau dimakzulkan. Langkah itu diambil untuk memastikan Mugabe mundur secara damai menyusul kudeta militer de facto yang memicu ketegangan Zimbabwe.
(aal)