Mnangagwa, 'Si Buaya' Dilantik Jadi Presiden baru Zimbabwe

Natalia Santi, CNN Indonesia | Jumat, 24/11/2017 17:51 WIB
Mnangagwa, 'Si Buaya' Dilantik Jadi Presiden baru Zimbabwe Emmerson Mnangagwa dilantik menjadi Presiden baru Zimbabwe, Jumat (24/11). REUTERS/Philimon Bulawayo
Jakarta, CNN Indonesia -- Emmerson Mnangagwa, 75 tahun, dilantik menjadi Presiden baru Zimbabwe menggantikan Robert Mugabe, 93 tahun yang mundur setelah 37 tahun berkuasa, Jumat (24/11).

Di hadapan puluhan ribu warga Zimbabwe memenuhi Stadiun Nasional Harare yang berkapasitas 60 ribu orang, Mnangagwa yang berjuluk 'Si Buaya' berjanji untuk menjunjung tinggi konstitusi bekas koloni Inggris dan melindungi hak-hak 16 juta rakyat Zimbabwe.

"Rakyat telah bicara, suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Mnangagwa di hadapan para pendukungnya, di Kantor Pusat Partai Berkuasa ZANU-PF, Rabu (22/11) seperti dilansir Reuters.
Meski hampir seluruh warga Zimbabwe merayakan pengunduran diri Mugabe, yang dituding menjadi penyebab kemunduran ekonomi negeri yang pernah berjaya di Afrika itu, banyak kalangan yang mengkhawatirkan masa depan Zimbabwe di bawah Mnangagwa.


Khususnya, pertanyaan seputar peran Mnangagwa dalam insiden "pembantaian Gukurahundi" di Matabeleland pada 1983. Diperkirakan 20 ribu orang tewas dalam pemberangusan lawan-lawan Mugabe di Brigade Kelima yang dilatih Korea Utara.
"Dia sangat brutal dalam mengatasi lawan-lawannya," kata pengacara mantan Menteri Keuangan Ignatius Chombo, yang ditangkap militer. Chombo saat ini dirawat di rumah sakit karena dipukuli saat berada di dalam tahanan militer.

Mnangagwa membantah keterlibatannya sejak dia kembali ke Zimbabwe setelah dua pekan bersembunyi. Dia dipecat awal November lalu dalam langkah yang dipandang sebagai membuka jalan bagi Ibu Negara, Grace untuk menggantikan Mugabe. (nat)