Perancis sempat menyerukan dialog "tanpa kompromi" dengan Iran terkait program rudal balistiknya dan kemungkinan negosiasi terkait isu lain di luar perjanjian nuklir 2015 lalu.
Iran telah berulang kali menyatakan program rudalnya adalah untuk pertahanan dan tidak bisa dinegosiasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh ini kami merasa bahwa Eropa bukan ancaman, jadi kami tidak meningkatkan jarak tempuh rudal kami. Tapi jika Eropa ingin dianggap sebagai ancaman, kami akan meningkatkan jarak tempuh rudal kami."
Kepala Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Ali Jafari, pada bulan lalu mengatakan bahwa jarak 2.000 kilometer bisa meliputi "sebagian besar kepentingan dan pasukan Amerika Serikat" di kawasan, jadi Iran tidak perlu meningkatkannya.
Iran mempunyai salah satu program rudal terbesar di Timur Tengah dan sebagian senjatanya bisa mencapai Israel.
Sebelumnya pada bulan ini, Amerika Serikat menuding Iran memasok pemberontak Houthi di Yaman dengan rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi pada Juli lalu dan meminta Perserikat Bangsa-Bangsa untuk menyatakan Teheran bertanggung jawab karena melanggar dua resolusi Dewan Keamanan.
Iran telah menampik tudingan tersebut.
Salami mengatakan para pemberontak Houthi bisa meningkatkan rudal dan akurasi rudal mereka melalui "terobosan ilmiah."
(aal)