Irak Umumkan Kemenangan Melawan ISIS

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Minggu, 10/12/2017 00:26 WIB
Irak Umumkan Kemenangan Melawan ISIS Perdana Menteri Haider al-Abadi mengumumkan kemenangan atas perang melawan ISIS dari Irak yang sudah berlangsung selama tiga tahun, Sabtu (9/12). (stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Haider al-Abadi mengumumkan kemenangan atas perang melawan ISIS dari Irak yang sudah berlangsung selama tiga tahun, Sabtu (9/12).

Pengumuman ini disiarkan setelah pasukan Irak mengusir sisa-sisa pasukan ISIS dari negaranya.

Pejabat miiter mengungkapkan bahwa pasukan Irak berhasil merebut kembali daerah-daerah terakhir yang masih berada di bawah kendali ISIS di sepanjang perbatasan dengan Suriah.



"Orang-orang Irak yang terhormat, tanah Anda benar-benar sudah bebas. Impian akan kebebasan sekarang sudah jadi kenyataan," kata Abadi, dalam pidatonya di televisi, dikutip dari Reuters.

"Kami sudah menyelesaikan misi yang sangat sulit, pahlawan kami sudah mencapai markas terakhir Daesh (ISIS) dan membersihkannya. Bendera Irak sudah berkibar tinggi di seluruh wilayah Irak hari ini."

Perayaan kemenangan terhadap ISIS ini dilakukan dengan diadakannya parade kemenangan dalam beberapa hari mendatang. Dalam parade tersebut, beberapa skuadron helikopter akan terbang sambil membawa bendera Irak.

Abadi juga menyatakan bahwa pada 10 Desember ditetapkan sebagai hari libur nasional setiap tahunnya. Televisi Irak pun menyiarkan berbagai lagu-lagu perayaan yang memuji kekuatan pemerintah dan militernya.

Tak cuma itu, pemimpin koalisi AS yang mendukung pasukan Irak lewat cuitan di media sosial.



Hanya saja sekalipun Irak sudah memasuki kemenangan pascafase ISIS, mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman di masa depan.

"Impian Daesh sudah berakhir dan kita harus harus menghapus semua pengaruhnya dan tidak membiarkan terorisme kembali," kata Abadi.

"Meski mengumumkan kemenangan, kita harus tetap waspada dan siap menghadapi upaya teroris di negara kita, karena terorisme adalah musuh abadi."



(chs/chs)