Tiga Luka Dalam Kebakaran di Gedung Trump Tower

Reuters , CNN Indonesia | Selasa, 09/01/2018 02:50 WIB
Tiga Luka Dalam Kebakaran di Gedung Trump Tower Tiga orang terluka akibat kebakaran yang terjadi di Trump Tower, Manhattan, New York. (Twitter/@oinonio/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kebakaran New York menyatakan tiga orang terluka dalam kebakaran di atas Trump Tower di pusat Manhattan, Senin pagi (8/1).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah berada di Washington saat kebakaran terjadi. Dia tinggal di gedung tersebut sebelum terpilih dan dilantik setahun lalu.

Seorang petugas pemadam kebakaran dibawa ke rumah sakit karena menderita luka yang tidak sampai mengancam nyawa. Sementara itu, dua orang lainnya dirawat di lokasi karena sempat mengalami luka serius.

[Gambas:Video CNN]

Eric Trump, salah seorang putra Trump, mengatakan kebakaran terjadi karena masalah listrik di menara pendingin di puncak bangunan tersebut.

“Dinas Pemadam Kebakaran New York tiba di lokasi dalam beberapa menit dan melaksanakan tugas yang luar biasa,” kata putra Trump lewat Twitter. “Laki-laki dan perempuan petugas FDNY adalah pahlawan sejati dan pantas diberi terima kasih dan pujian tulus dari kami!”
Dinas pemadam menyatakan api tidak melalap bagian dalam gedung tapi di puncaknya.

“Ada api yang keluar dari saluran udara. Tidak ada masalah asap atau api di dalam ruangan,” kata Asisten Komandan Manhattan Borough Roger Sakowich melalui Twitter.

Seorang juru bicara yang dikutip Reuters mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki.

Petugas pemadam kebakaran, Jim Long, mengatakan hasil penyelidikan akan segera dipublikasikan setelah disimpulkan.

(aal)