FOTO: Dilanda Longsor, California Bak Medan Perang Dunia

Reuters/AFP , CNN Indonesia | Rabu, 10/01/2018 16:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bak medan Perang Dunia Pertama, demikianlah Kepala Kepolisian Santa Barbara, Bill Brown, menggambarkan situasi di daerah pimpinannya yang dilanda longsor.

<p>Bak medan Perang Dunia I, demikianlah Kepala Kepolisian Santa Barbara, Bill Brown, menggambarkan situasi di daerah pimpinannya yang diterjang bencana tanah longsor pada Selasa (9/1). (Mike Eliason/Santa Barbara County Fire Department/Handout via Reuters)</p>
<p>Bagaimana tidak, Santa Barbara baru saja dilalap si jago merah pada bulan lalu, kini para warga harus mengungsi karena serangan lumpur akibat tanah longsor. (Kenneth Song/Santa Barbara News-Press via Reuters)</p>
<p>Jika bulan lalu asap membubung tinggi ke udara, kini tanah longsor menutupi pepohonan, mobil, dan rumah-rumah di sepanjang pesisir pantai California. (AFP Photo/Robyn Beck)</p>
<p>Hingga saat ini, petugas sudah menemukan setidaknya 13 jasad di sebuah desa yang terkena dampak kebakaran paling parah bulan lalu. (Kenneth Song/Santa Barbara News-Press via Reuters)</p>
<p>Sementara itu, setidaknya 300 orang terperangkap di daerah tebing dan petugas sedang berupaya menyelamatkan mereka menggunakan helikopter. (Mike Eliason/Santa Barbara County Fire Department/Handout via Reuters)</p>
<p>Jumlah korban tewas sangat mungkin bertambah mengingat para petugas masih melakukan pencarian di berbagai daerah, sementara lebih dari 20 orang masih dilaporkan hilang. (Mike Eliason/Santa Barbara County Fire Department/Handout via Reuters)</p>
<p>Para warga yang berhasil menyelamatkan diri mulai berdatangan ke pusat evakuasi di Santa Barbara City College dengan tubuh berlumur lumpur. (Kenneth Song/Santa Barbara News-Press via Reuters)</p>
<p>Meski suasana di penampungan sangat sibuk, para warga merasa beruntung jika mengingat banyak kenalan mereka bahkan belum diketahui keberadaannya. (Kenneth Song/Santa Barbara News-Press via Reuters)</p>