FOTO: Pertaruhan Hidup Imigran Lintasi Alpen Demi ke Perancis

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 12/01/2018 15:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan imigran mempertaruhkan nyawa membelah pegunungan Alpen di tengah suhu -9 derajat Celsius demi mencapai tanah impian mereka di Perancis.

Butuh waktu tiga tahun bagi Abdullhai untuk menembus belantara di kampung halamannya di Afrika hingga bisa sampai di Pegunungan Alpen yang berlapis salju. (Reuters/Siegfried Modola)
Dari sana, dia masih harus berjuang, mempertaruhkan hidupnya membelah Pegunungan Alpen di tengah suhu -9 derajat Celsius, demi membangun hidup yang lebih sejahtera di Perancis. (Reuters/Siegfried Modola)
Bersama lima imigran lainnya, Abdullhai melalui rintangan yang mengancam nyawa, mulai dari tergelincir di atas tanah berlapis es, hingga tertimpa bebatuan dari atas gunung. (Reuters/Siegfried Modola)
Abdullhai hanyalah satu dari ratusan imigran yang mempertaruhkan nyawanya melintasi dinginnya pegunungan Alpen pada Desember lalu demi mencapai tanah impian mereka di Perancis. (Reuters/Siegfried Modola)
Sepanjang 2017, ada 171.635 imigran yang berhasil mencapai tanah Eropa, menurun dari 363.504 pada 2016 dan sekitar 1 juta setahun sebelumnya. (Reuters/Siegfried Modola)
Namun, tak semua imigran beruntung hingga bisa menginjakkan kakinya di tanah Eropa. Sebagian dari mereka terpaksa mengubur impiannya karena ditangkap otoritas setempat dan disiksa di penjara. (Reuters/Siegfried Modola)
Sebagian lainnya terpaksa kembali ke kampung halamannya tanpa sisa harta untuk melanjutkan hidup. (Reuters/Siegfried Modola)
Sementara itu, para imigran lain yang memilih jalur laut mungkin bernasib lebih nahas. Sejumlah lembaga pemantau melaporkan, sekitar 20 ribu imigran tewas saat sedang berupaya mengarungi Laut Mediterania demi mencapai Eropa. (Reuters/Siegfried Modola)