Tidak ada yang tahu alasan di balik kebiasaan itu hingga akhirnya Duterte membeberkan sendiri bahwa ia mengunyah permen karet untuk meredam sakit tulang belakang.
Alasan itu terungkap ketika Duterte sedang membahas timbal balik yang mungkin dapat diberikan rakyat sebagai tanda terima kasih atas pengabdian sang presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Filipina Bantah Rumor Duterte Sakit Parah |
Namun, kebiasaannya mengunyah permen karet sering membuat Duterte terperangkap dalam masalah, apalagi dia kerap tampil dengan dandanan sangat santai, termasuk mengenakan kaus saat berpidato.
Pejabat Jepang bahkan harus mempersiapkan skenario khusus ketika Duterte dijadwalkan bertemu dengan Kaisar Akihito, karena melihat video yang menunjukkan Duterte mengunyah permen karet ketika berbicara dengan Presiden China, Xi Jinping.
[Gambas:Video CNN]
Dalam budaya Jepang, sikap Duterte tersebut sangat tidak terpuji, terutama ketika bertemu dengan seorang kepala negara.
Di lain kesempatan, Duterte menjadi bahan olokan publik karena terlihat menggulung lengan kemeja dan membuka kancing atasnya ketika sedang bertemu dengan Raja Kamboja, Norodom Sihamouni.
Presiden tertua Filipina ini juga kerap membuat penyelenggara konferensi panik karena menghilang tiba-tiba.
Sejumlah sumber mengatakan, Duterte biasanya menghilang untuk beristirahat karena pemimpin berusia 72 tahun itu sering mengalami migrain dan penyumbatan aliran darah. (has)