Di pengadilan pada Senin (14/1), jaksa Robin Ritter menjelaskan investigasi rumit ini memakan waktu dua tahun untuk diselesaikan.
Salah satu poin kunci yang dia ungkap adalah bukti berupa sabuk. Benda yang diyakini sebagai alat pembunuhan itu ditemukan tergeletak di samping jenazah korban, Brittney Gargol (18), di jalanan dekat sebuah tempat pembuangan sampah, di Saskatchewan, Kanada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada foto terdapat sebuah bukti yang tak terelakkan: Antoine tampak mengenakan sabuk yang sama dengan yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
"Luar biasa polisi bisa mengembangkan informasi ini," kata Ritter sebagaimana dikutip CBC.
Antoine pun akhirnya mengaku bersalah.
Dia semula didakwa atas pembunuhan tidak berencana. Dengan mengaku bersalah saat persidangan, dia dijatuhi hukuman penjara tujuh tahun.
(aal)