FOTO: Mencari Kebebasan di Puncak Gedung Tel Aviv

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 09:56 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah perkembangan pesat ibu kota yang menggerus ruang bebas, warga Tel Aviv mesti menjadikan atap gedung-gedung sebagai tempat rekreasi dan melepas lelah.

Sempitnya ruang bebas di tengah perkembangan cepat Tel Aviv membuat atap gedung menjadi salah satu pilihan lokasi rekreasi di Israel. (REUTERS/Corinna Kern)
Di atap gedung-gedung ibu kota perekonomian dan hiburan ini, beragam kegiatan mulai dari yoga, seni, hingga kelas bela diri dilakukan oleh mereka yang kehabisan lahan. (REUTERS/Corinna Kern)
Selain itu, ada pula taman luar ruangan, studio musik, hingga restoran yang dibuka di antara gedung-gedung metropolitan mediterania ini. (REUTERS/Corinna Kern)
Emanuel Cohen (36) tampak sedang membersihkan diri di salah satu atap gedung di foto ini. Dia juga menggunakannya sebagai taman kecil untuk mengembangkan tumbuh-tumbuhan herbal dan sayuran. (REUTERS/Corinna Kern)
Tel Aviv adalah ibu kota Israel yang diakui masyarakat internasional. Sementara warga Israel sendiri meyakini ibu kota sesungguhnya adalah Yerusalem. (REUTERS/Corinna Kern)
Keyakinan itu tak membuat kota ini dipandang sebelah mata. Gedung-gedung tinggi pun menjulang dan ruang bebas semakin berkurang. (REUTERS/Corinna Kern)
Arieh Ramot dan Orna Ramot adalah dua dari sekian banyak warga Tel Aviv yang menjadikan atap gedung sebagai tempat rekreasi. Dalam foto ini, mereka tampak memandangi burung yang kerap datang ke sana setelah diberi makan oleh tetangga. (REUTERS/Corinna Kern)
Sementara foto ini menunjukkan Ana Ashury, seniman yang menyimpan karyanya di atap di Ramat Gan, pinggiran Tel Aviv. (REUTERS/Corinna Kern)
Di malam hari, atap gedung-gedung juga menjadi tempat bersosialisasi warga, lengkap dengan bar dan tempat menggelar pertunjukan. (REUTERS/Corinna Kern)
Setelah hiruk-pikuk selesai, mereka kemudian menikmati sisa malam. Tempat ini bisa juga menjadi surga untuk melepas penat setelah seharian bekerja. (REUTERS/Corinna Kern)