Ke Bangladesh, Jokowi Akan Kunjungi Kamp Pengungsi Rohingya

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 17:15 WIB
Ke Bangladesh, Jokowi Akan Kunjungi Kamp Pengungsi Rohingya Presiden Joko Widodo berencana mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazaar dalam lawatannya ke Bangladesh pada 27-28 Januari mendatang. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo berencana mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazaar dalam lawatannya ke Bangladesh pada 27-28 Januari mendatang.

“Selain bertemu Perdana Menteri Sheikh Hasina, menurut rencana dan jika kondisi memungkinkan kami akan agendakan kunjungan Presiden Jokowi ke kamp pengungsi di Cox’s Bazaar,” kata Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Ferdy Nico Yohannes Piay, di Jakarta, Jumat (19/1).

Ferdy mengatakan, isu Rohingya masih menjadi salah satu fokus utama Jokowi saat bertemu Hasina nanti, terutama menjelang proses repatriasi pengungsi Rohingya dari Bangladesh ke negara bagian Rakhine, Myanmar.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga akan menekankan agar Bangladesh dan Myanmar menjamin keamanan para pengungsi saat repatriasi berlangsung.


“Indonesia berkali-kali mengatakan bahwa repatriasi bukan hanya masalah memulangkan pengungsi ke tempat asal, tapi juga harus bisa menjamin keamanan hidup para pengungsi ke depannya,” ucap Ferdy.

Menurutnya, Jokowi juga akan menawarkan sejumlah bantuan yang bisa diberikan Indonesia demi mengurangi beban kedua negara selama proses pemulangan pengungsi berlangsung.
Selain isu Rohingya, Jokowi dan Hasina juga akan melakukan pembicaraan bilateral untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.

Ferdy mengatakan, salah satu fokus kunjungan Jokowi ke Bangladesh yakni memperbesar peluang pasar dan kerja sama ekonomi terutama melalui mekanisme perdagangan bebas.

Kunjungan ke Bangladesh ini merupakan bagian dari tur kenegaraan Jokowi ke sejumlah negara Asia Selatan.

[Gambas:Video CNN]

Sebelum bertandang ke Bangladesh, Jokowi akan lebih dulu mengunjungi Sri Lanka pada 24-25 Januari, India pada 25-26 Januari, dan Pakistan pada 26-27 Januari.

Dari Bangladesh, Jokowi berencana bertolak ke Afghanistan untuk membalas kunjungan kenegaraan Presiden Ashraf Ghani pada 2017 lalu.

Ferdy mengatakan, lawatan Jokowi ke Afghanistan menjadi yang pertama sejak terakhir kali Presiden Soekarno mengunjungi negara di Asia Selatan itu.
Tak jauh berbeda dengan lawatan ke Bangladesh, fokus Jokowi mengunjungi Afghanistan, Pakistan, dan Sri Lanka adalah untuk memperbesar peluang kerja sama ekonomi bilateral.

“Fokus kunjungan ini memang kita ingin buka kesempatan baru karena kerja sama perdagangan RI dengan negara di Asia Selatan seperti Sri Lanka, Pakistan, dan Bangladesh itu sudah surplus nilainya tapi kami ingin tingkatkan lagi,” ujar Ferdy.

Di India, Jokowi akan melakukan kunjungan kerja menghadiri perayaan 25 tahun kerja sama India dan ASEAN. Selain Jokowi, para pemimpin negara ASEAN juga akan hadir dalam pertemuan itu.

Jokowi dan pemimpin negara ASEAN lainnya juga akan menjadi tamu kehormatan dalam peringatan hari kemerdekaan India pada 26 Januari. (has)