Zuma Tak Juga Mundur, Partai ANC Ajukan Mosi Tak Percaya

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 14/02/2018 19:50 WIB
Zuma Tak Juga Mundur, Partai ANC Ajukan Mosi Tak Percaya Presiden Jacob Zuma terancam dijungkalkan partainya, ANC lewat mosi tidak percaya, Kamis (15/2). (ANTARA FOTO/IORA Summit 2017/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) akhirnya mengajukan mosi tidak percaya terhadap Presiden Jacob Zuma. Tokoh ANC Jackson Mthembu menyatakan partainya bakal mendukung langkah oposisi untuk mendongkel Zuma di Parlemen Afrika Selatan di Cape Town, Kamis (15/2).

Langkah itu diambil setelah polisi Afrika Selatan menangkap anggota Keluarga Gupta, pengusaha sahabat Presiden Jacob Zuma dalam sebuah penggeledahan di kediaman mewah mereka di Johannesburg, Rabu (14/2).

Menurut radio pemerintah Afrika Selatan, dalam penggerebekan tersebut dua orang ditangkap. Salah satunya anggota keluarga Gupta. Penggerebekan dilakukan di tengah desakan terhadap Zuma untuk mundur.


Menteri Keuangan Afrika Selatan Malusi Gigaba menyatakan Zuma akan bicara pada pukul 8 GMT (15 WIB). Truk satelit tampak di sekeliling di gedung pemerintah Unions Buildings, Pretoria. Kantor Zuma sendiri menyatakan tak akan ada pidato resmi, namun menyatakan kepada media untuk menunggu. Namun hingga berita diturunkan, Zuma tak jua berpidato, apalagi menyatakan mundur.

Penggerebekan di kediaman Gupta menandai eskalasi dramatis tekanan terhadap Zuma dan faksi politik di sekitarnya. Zuma dituduh menyalahgunakan sumber daya Afrika Selatan demi kepentingan pribadi.

Belasan polisi elit  Afrika Selatan, Hawks menutup jalanan menuju kediaman keluarga Gupta di pinggiran Saxonworld, Pretoria. Salah seorang petugas mencegah wartawan Reuters masuk dengan menyatakan "Ini adalah tempat kejadian perkara," kata petugas tersebut seperti dilansir Reuters.

Beberapa menit kemudian sebuah van polisi meninggalkan kompleks tersebut. Warga bertepuk tangan dan melemparkan ejekan terhadap keluarga Gupta, yang dituduh mempengaruhi keputusan Zuma untuk mengangkat dan mencopot menteri demi kepentingan mereka.

"Orang-orang itu harus keluar dari negeri ini. Mereka sudah banyak melakukan kerusakan," kata Tessa Turvey, ketua asosiasi warga setmepat.

Partai berkuasa di Afrika Selatan, Kongres Nasional Afrika (ANC) memerintahkan Zuma mundur. Tak ada tenggat waktu, namun ANC yakin Zuma bakal patuh dan memberi respons atas seruan itu, Rabu (14/2).

Baik Zuma dan keluarga Gupta, pengusaha India kaya di Afrika Selatan membantah segala tuduhan, termasuk menyalahgunakan pengaruh politik demi kepentingan ekonomi pribadi.

Dengan dukungan partai berkuasa ANC, mosi tak percaya kali ini diperkirakan bakal menjungkalkan Zuma. Sepanjang sejarah pemerintahannya, Zuma berhasil lolos delapan kali mosi serupa lantaran masih didukung ANC, partainya.

[Gambas:Video CNN]

(nat)