Ke Rusia, Retno Bahas Rencana Lawatan Putin ke Indonesia

Riva Dessthania Suastha | CNN Indonesia
Kamis, 08 Mar 2018 20:05 WIB
Menlu Retno dijadwalkan bertolak ke Moskow, Rusia, untuk bertemu Menlu Lavrov. Satu agenda yang dibahas adalah mengenai rencana kunjungan Putin ke Indonesia. Presiden Rusia Vladimir Putin akan berkunjung ke Indonesia. Menlu RI Retno Marsudi akan membahas rencana itu di Moskow. (REUTERS/Sergei Karpukhin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dijadwalkan bertolak ke Moskow, Rusia, untuk bertemu dengan Menlu Sergei Lavrov pada 12-13 Maret mendatang. Salah satu agenda yang dibahas keduanya adalah mengenai rencana kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Indonesia.

"Bu Menlu bertolak ke Moskow salah satunya untuk membahas rencana kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Indonesia. Meski begitu, sampai saat ini belum ada tanggal pasti mengenai kunjungannya, ya masih dicocokan," kata juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, dalam jumpa pers, Kamis (8/3).

Arrmanatha mengatakan kedua pemimpin negara masih berupaya mencocokkan jadwal untuk bertemu di Jakarta. Lawatan Putin ke Indonesia merupakan balasan atas kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sochi pada 2016 lalu.

Selain itu, Arrmanatha mengatakan kunjungan Retno ke Moskow juga sekaligus dilakukan untuk memperkuat kerja sama kedua negara, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan bebas.
Hubungan Indonesia dan Rusia dalam bidang ekonomi belakangan terus meningkat. Hal tersebut, ujar Arrmanatha, terlihat dari nilai perdagangan kedua negara yang meningkat 20 persen pada 2017.

Beberapa produk unggulan Indonesia yang diekspor ke Rusia, kata dia, antara lain adalah produk perkebunan seperti teh, kopi, kelapa sawit, produk tekstil seperti pakaian, dan produk elektronik.

"Tahun 2017 nilai perdagangan kedua negara mencapai US$2,5 miliar ini meningkat dari tahun 2016 yang hanya mencapai US$2,1 miliar," katanya.

Selain itu, Arrmanatha mengatakan Retno akan meminta fleksibilitas visa kunjungan bagi warga Indonesia ke Rusia. Pada 2017 lalu ada sekitar 12 ribu WNI yang berkunjung ke Rusia.
Selain isu bilateral, Arrmanatha mengatakan pertemuan kedua menlu juga akan membahas sejumlah isu global yang menjadi perhatian Rusia dan Indonesia, tidak terkecuali situasi di timur Ghouta, Suriah, yang masih digempur pasukan Presiden Bashar al-Assad. Rusia adalah sekutu terkuat Damaskus yang ikut mendukung dalam peperangan.

"Tidak menutup kemungkinan kita akan bahas, karena selama ini pertemuan menlu selalu bahas isu-isu global seperti situasi di Afghanistan, Rakhine, dan lainnya."

(aal/aal)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER