Kemlu AS: Tillerson Sebenarnya Ingin Terus Menjabat

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Selasa, 13/03/2018 20:42 WIB
Kemlu AS: Tillerson Sebenarnya Ingin Terus Menjabat Menlu AS Rex Tillerson disebut masih ingin menjabat, sebelum akhirnya dipecat oleh Presiden Donald Trump. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Diplomasi Publik Steve Goldstein mengatakan atasannya yang dipecat Presiden Donald Trump, Rex Tillerson, masih ingin menjabat sebagai Menlu.

"[Tillerson] ingin tetap menjabat, karena perkembangan penting yang dibuat di bidang keamanan nasional," kata Goldstein, Rabu (13/3). "Dia akan merindukan semua rekannya di Kemlu dan menteri-menteri luar negeri di seluruh dunia."

Pejabat yang dikutip CNN itu mengatakan Tillerson tidak sempat berbicara dengan Trump dan tidak tahu alasan pemecatannya.


"Dia berterima kasih atas kesempatan untuk menjabat dan meyakini jabatan publik adalah pekerjaan mulia. Dia mendoakan calon menteri [Mike] Pompeo."
Sejumlah sumber yang dekat dengan Trump menyebut Sang Presiden merasa tidak didukung oleh Tillerson. Mereka menyebut mantan bos Exxon itu ingin menangani kebijakan luar negeri dengan caranya sendiri.

Isu pemecatan Tillerson telah berkembang sejak tahun lalu. Namun, keduanya selalu membantah.

Pemecatan dilakukan di tengah wacana pertemuan Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Keduanya kerap berselisih pendapat soal pendekatan terhadap negara terisolasi itu.

Namun, keputusan justru diambil setelah Trump dan Tillerson akhirnya sama-sama sepakat menghadapi masalah ini lewat jalur diplomasi. Trump sebelumnya selalu mengancam akan menggunakan langkah militer untuk membungkam Korut.
Mike Pompeo yang ditunjuk menggantikan Tillerson saat ini menjabat sebagai Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA). Posisi yang ditinggalkannya akan diisi oleh Gina Haspel.

(aal)