FOTO: Saat Uang Tak Lagi Berharga di Venezuela

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 17:42 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Mata uang Venezuela sudah kehilangan nilai tukar sehingga masyarakat lebih memilih untuk membuatnya jadi barang kesenian.

Mata uang Venezuela telah kehilangan nilai hingga orang-orang membuangnya begitu saja. (AFP Photo/Federico Parra)
Negara itu dilanda krisis ekonomi dan hiperinflasi akibat jatuhnya harga minyak dunia. (AFP Photo/Juan Barreto)
Sejak Agustus lalu, bolivar telah kehilangan 87 persen nilainya jika dibandingkan dengan euro. (REUTERS/Jaime Saldarriaga)
Tahun ini, inflasi diperkirakan bisa mencapai 13 ribu persen. (REUTERS/Jaime Saldarriaga)
Saking tidak berartinya, warga Venezuela lebih memilih membuat uang kertas jadi kesenian. (AFP Photo/Federico Parra)
Wilmer Rojas (25) memungut uang kertas dari jalanan dan melipatnya dengan teknik serupa origami. (AFP Photo/Federico Parra)
Rojas menjual hasil karyanya bahkan hingga ke luar negeri, di mana orang-orang punya uang yang masih punya nilai tukar. (AFP Photo/Federico Parra)
Dia bisa menggunakan 800 lembar uang untuk membuat sebuah tas jinjing, dan dengan nilai tukar yang sangat rendah jumlah itu hanya cukup dibelikan setengah kilogram beras. (AFP Photo/Federico Parra)
Dengan dua hingga 10 lembar uang, kata Rojas, kita bahkan tidak bisa membeli permen di Venezuela. (AFP Photo/Federico Parra)
Sementara Jose Leon, seorang desainer berusia 26 tahun, memprotes dengan menggambar di atas uang kertas. (AFP Photo/George Castellanos)
Dia melakukan itu sebagai bentuk protes, sekaligus mencari nafkah. (AFP Photo/George Castellanos)
Sama seperti Rojas, karya Leon dijual ke luar negeri dan dihargai $20 atau sekitar Rp273 ribu. (AFP Photo/George Castellanos)