Dalam pernyataan yang dilontarkan melalui Kepolisian Metropolitan London, Rabu (12/4), Skripal menyatakan dirinya sudah merasa lebih baik tapi belum cukup kuat untuk berbicara kepada wartawan.
Dia memperingatkan media bahwa tidak ada seorang pun yang berbicara atas nama dirinya maupun ayahnya yang merupakan mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal. Sang Ayah saat ini masih dirawat di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yulia mengatakan "petugas yang dilatih secara khusus" membantu merawatnya sementara ia mencoba menghadapi situasi saat ini.
[Gambas:Video CNN]
"Saya menjalani hidup yang benar-benar berbeda dari hidup biasa yang saya tinggalkan bulan lalu, dan saya mencoba menerimanya," kata Yulia.
Kedutaan Besar Rusia "bermurah hati menawarkan bantuan," ujarnya. Namun, dia mengatakan saat ini tak membutuhkan bantuan itu dan akan menghubungi kembali jika berubah pikiran.
Yulia dan Sergei Skripal ditemukan dalam keadaan tak sadar di sebuah bangku umum di Salisbury, 4 Maret lalu. Pemerintah Inggris meyakini keduanya terpapar racun saraf yang dikembangkan di Uni Soviet: Novichok.
Selain itu, London juga meyakini Moskow menjadi dalang di balik serangan tersebut. Akibatnya, kedua negara silih usir diplomat, diikuti sejumlah negara sekutu Inggris yang melakukan tindakan serupa.
(aal)