Menhan AS Sempat Peringatkan Trump soal Risiko Serang Suriah

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Sabtu, 14/04/2018 14:45 WIB
Menhan AS Sempat Peringatkan Trump soal Risiko Serang Suriah Sejumlah pejabat tinggi militer AS sempat memperingatkan Donald Trump mengenai risiko rencana serangan rudal ke Suriah, yang akhirnya tetap dilakukan pada Sabtu (14/4). (Reuters/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pejabat tinggi militer Amerika Serikat, termasuk Menteri Pertahanan Jim Mattis, dilaporkan sempat memperingatkan Presiden Donald Trump mengenai risiko rencana serangan rudal ke Suriah, yang akhirnya tetap dilakukan pada Sabtu (14/4).

Seorang pejabat anonim mengatakan kepada CNN bahwa peringatan itu disampaikan saat Trump menggelar rapat di Gedung Putih pada Kamis (12/4).

Saat itu, Trump mendesak para pejabat militer untuk menyusun rencana serangan ke sejumlah titik di Suriah sebagai tanggapan atas penggunaan senjata kimia yang menewaskan 40 orang di Douma pekan lalu.
Mattis dan tim keamanan nasional AS lantas memperingatkan Trump bahwa langkah tersebut dapat menyeret AS ke konflik langsung dengan Rusia dan Iran.


Namun, sejumlah pejabat keamanan yang lain merasa terdesak, terutama setelah Trump melontarkan kicauan melalui akun Twitter pribadinya, mengancam bahwa AS akan meluncurkan rudal ke Suriah.

Beberapa pejabat di Gedung Putih mengaku terkejut dengan kicauan ini. Menurut pejabat-pejabat itu, Trump tak berkoordinasi dengan mereka sebelum menulis kicauan tersebut.

"Ketika presiden sudah mencuit apa yang dia cuitkan, kami harus menindaklanjutinya," ujar pejabat itu.
Setelah berdebat selama 90 menit, para pejabat itu tak mencapai mufakat. Namun, pemerintah AS akhirnya sepakat melakukan serangan itu.

Salah satu alasannya adalah karena Trump sudah mengumumkan rencana tersebut dan semakin lama gempuran dilakukan, pasukan Suriah, Rusia, dan Iran akan lebih siap membendungnya.

AS bersama Perancis dan Inggris menyepakati tiga titik yang akan diserang, yaitu dua pos komando dan gudang militer di dekat Kota Homs dan satu pusat riset kimia di Damaskus.
Menhan AS Sempat Peringatkan Trump soal Risiko Serang SuriahIlustrasi. (CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)
Para pejabat itu lantas mengirimkan pesan ke Rusia untuk menyampaikan niat mereka melakukan serangan yang menggertak Suriah.

"Semua dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menentukan bagaimana kami akan terlibat. Tidak ada yang mau memicu perang dengan Rusia dan Suriah," ucap sumber tersebut kepada CNN. (has/has)