Gadis 7 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Protes di India Meluas

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 20:48 WIB
Gadis 7 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Protes di India Meluas Ilustrasi. (ThinkStock/Somkku)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang gadis berusia tujuh tahun dilaporkan diperkosa dan dibunuh saat sebuah pernikahan sedang berlangsung di India, memicu protes lebih luas di negara dengan tingkat kriminal tinggi tersebut.

Kepolisian menemukan jasad bocah tersebut di sebuah gedung pada Selasa (17/4), beberapa jam setelah ia dilaporkan menghilang dari sebuah pernikahan di Etah, Uttar Pradesh.

Mereka menemukan jasad itu tergeletak di samping pelaku yang tertidur karena terlalu mabuk.
Setelah diselidiki, pria itu adalah pendiri tenda di pesta pernikahan tersebut. Dia diduga membawa korban ke bangunan yang sedang direnovasi, memerkosanya, dan mencekiknya hingga tewas.


"Kami menuntunya dengan tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan anak. Kami menunggu laporan pos-mortem, tapi dari bukti yang kami lihat, korban nampanya dicekik hingga tewas," ujar Kepala Kepolisian Etah, Akhilesh Chaurasia, kepada AFP.

Tak lama setelah kabar ini tersebar, publik India semakin murka, terutama di jagat maya. Mereka menganggap pemerintah tidak serius mencegah pemerkosaan yang semakin marak di India.
Selama sepekan belakangan, ruas-ruas jalan di berbagai pelosok di India dipadati pengunjuk rasa yang melontarkan protes meningkatnya kasus pemerkosaan di negara itu.

Merujuk pada laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2014, satu dari tiga korban pemerkosaan di India adalah anak-anak.

Pada 2015, hampir 11 ribu kasus pemerkosaan anak tercatat di Biro Pencatat Kejahatan Nasional India. (has/has)