Nyaris 500 orang, termasuk anak-anak dan lanjut usia, meninggalkan Shebaa di tenggara Libanon menggunakan 15 bus menuju Beit Jinn, Suriah. Mereka tiba di perbatasan pada Rabu (18/4), sebelum menuju distrik di barat daya Damaskus yang direbut dari pemberontak pada Desember.
"Kami tidak tahu kabar mengenai kota asal kami. Keluarga saya dan saya senang bisa kembali," kata Younes Othman (31), yang sempat bekerja sebagai petani di Suriah dan mengungsi selama empat tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah politikus berpengaruh Libanon, termasuk Presiden Michel Aoun, telah menyerukan agar para pengungsi Suriah kembali ke bagian negara asalnya yang lebih tenang. Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan mereka tak boleh dipaksa pulang.
(aal)