FOTO: Haru dan Pilu Kepulangan Warga Marawi

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 20/04/2018 17:33 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Setahun mengungsi dari Marawi, warga mulai kembali ke kampung halaman yang kini hancur akibat perang antara kelompok afiliasi ISIS dan pasukan pemerintah.

Setelah satu tahun mengungsi dari Marawi, para warga mulai kembali ke kampung halaman yang kini sudah hancur akibat perang delapan bulan antara kelompok teror afiliasi ISIS dan pasukan pemerintah pada 2017 lalu. (Reuters/Erik De Castro)
Setibanya di Marawi, sejumlah warga langsung menggali reruntuhan gedung, di atas tanah di mana rumah mereka berdiri sebelum perang pecah. (Reuters/Erik De Castro)
Sebagian warga lain hanya bisa terperangah melihat tentara mengangkat sisa potongan tubuh korban perang yang menewaskan 1.200 orang tersebut. (Reuters/Erik De Castro)
Terkadang tentara meminta warga sedikit menjauh karena petugas sedang menjinakkan bom di 24 desa yang terkena dampak perang paling parah. (Reuters/Erik De Castro)
Ketika orang sibuk mencari sisa harta benda, satu warga terlihat hanya termenung karena butiknya kini sudah rata dengan tanah, hanya tersisa tembok yang dicoreti tulisan ISIS. (Reuters/Erik De Castro)
Sementara itu, sejumlah warga lainnya mengaku sudah merelakan semuanya. Mereka sudah cukup senang diberi waktu tiga hari untuk berkunjung ke tanah bekas rumahnya sebelum petugas melakukan operasi pembangunan kembali kota tersebut. (Reuters/Erik De Castro)
Nantinya, para warga diizinkan membangun kembali rumah mereka di tanah yang sama meski bantuan dana belum dipastikan. (Reuters/Erik De Castro)
Parlemen pun meminta Presiden Rodrigo Duterte untuk segera merencanakan pembangunan zona ekonomi agar Marawi dapat langsung membangun kehidupan. (Reuters/Erik De Castro)