Pelajar Meksiko Dibunuh Gangster, Dilarutkan di Cairan Asam

Reuters, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 16:31 WIB
Pelajar Meksiko Dibunuh Gangster, Dilarutkan di Cairan Asam Ilustrasi anggota geng. (Thinkstock/Shironosov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aparat berwenang menyebut tiga pelajar Meksiko yang sempat hilang bulan lalu telah dibunuh di negara bagian Jalisco dan jenazah para korban dilarutkan di cairan asam setelah para penjahat menyangka mereka anggota geng rival.

Tiga pelajar jurusan film itu terakhir kali terlihat di Kota Tonala setelah mobilnya mogok dan diculik oleh setidaknya enam orang. Ketiga korban kemudian disiksa dan dibunuh, kata jaksa Jalisco dikutip Reuters, Senin (23/4).

"Setelah itu jenazah mereka dilarutkan di cairan asam sehingga tidak ada jejak-jejak yang tersisa," kata jaksa penuntut umum.


Jaksa Raul Sanchez mengatakan sejauh ini sudah ada dua orang yang ditahan terkait kasus tersebut.
Seorang pejabat lain yang enggan disebutkan namanya mengatakan penyidik tengah menganalisis lebih banyak sisa-sisa jenazah yang ditemukan di bangunan tempat para korban dilarutkan.

Jaksa mengatakan para pemuda itu disangka anggota geng lain oleh Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG). Amerika Serikat menyebut mereka sebagai kelompok terkuat di Meksiko, belakangan ini.

Kelompok kriminal di Meksiko kerap menculik, menyiksa, memutilasi dan melarutkan korbannya dalam cairan asam. Sisa-sisa jenazahnya kemudian dibuang di pekuburan tersembunyi.

Pada 2014, 43 guru praktik menghilang di Guerrero dan pemerintah menyatakan mereka diculik oleh polisi yang kemudian menyerahkannya kepada kelompok kriminal. Jenazah puluhan orang itu dibakar.
Pemerhati internasional keberatan dengan penyelidikan pemerintah dan kasus ini mengguncang pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto. Popularitasnya belakangan kian menurun di tengah dugaan korupsi dan peningkatan kekerasan.

Lebih dari 25 ribu orang dibunuh tahun lalu di Meksiko, menyentuh titik tertinggi yang tercatat dalam 20 tahun terakhir.

(aal)