"Iran mengutuk tindakan teroris brutal yang dilakukan oleh individu atau kelompok apapun dengan dalih apapun di seluruh dunia," ucap Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melalui juru bicara, Bahram Qassemi, Senin (14/5).
Dalam pernyataan yang dirilis di situs Kementerian Luar Negeri Iran itu, Zarif turut menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada pemerintah dan warga Indonesia, terutama para korban teror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kepolisian Daerah Jatim, insiden itu menewaskan setidaknya 13 orang orang dan melukai 41 lainnya. Dari 13 korban tewas itu, enam di antaranya diduga pelaku dan tujuh merupakan masyarakat yang berada di masing-masing gereja.
Minggu malam, sebuah ledakan susulan juga terjadi di rusunawa Wonocolo Sidoarjo. Pihak berwenang mengatakan tiga tewas dalam insiden itu.
Serangkaian teror ini menjadi yang paling mematikan di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Dunia internasional turut mengecam insiden teror di Jawa Timur ini.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga turut mengutuk teror tersebut.
(aal)