Bom Surabaya, Selandia Baru Perbarui Peringatan Perjalanan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 01:06 WIB
Bom Surabaya, Selandia Baru Perbarui Peringatan Perjalanan Pasca serangkaian bom di Surabaya, Selandia Baru memperbarui peringatan perjalanan bagi warganya (travel advisory) di Indonesia. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasca serangkaian bom di Surabaya, Selandia Baru memperbarui peringatan perjalanan bagi warganya (travel advisory) di Indonesia.

"Kami memperbarui peringatan perjalanan kami ke Indonesia, dengan mencantumkan informasi soal ledakan di Surabaya pada 13 dan 14 Mei 2018. Level risiko kami belum berubah, kami terus menyarankan kewaspadaan di seluruh Indonesia," kata Kedutaan Besar Selandia Baru di Indonesia, lewat akun Twitter resminya, Selasa (15/5).

Warga Selandia Baru diminta berhati-hati untuk memilih tempat untuk berwisata di Indonesia.


"Ada risiko ancaman terorisme yang tinggi di Indonesia. Sementara langkah konter-terorisme yang efektif telah mengurangi risiko serangan, aparat Indonesia terus menangkap tersangka teroris sebelum rencara penyerangan," tulis safetravel.govt.nz.


"Ada sel-sel teroris dan punya kapasitas untuk melancarkan serangan di mana saja, termasuk Bali. Teroris mungkin secara khusus membidik orang Barat atau kepentingan Barat di Indonesia, juga polisi dan aparat keamanan."

Situs safetravel.govt.nz menambahkan informasi terkait pemboman yang terjadi di Surabaya. Tingkat bahaya tidak diubah namun Selandia Baru memberikan pertimbangan bagi turis warganya yang ingin berwisata ke Indonesia terkait teror bom yang terjadi di Surabaya.



Dikutip dari safetravel.govt.nz ada beberapa resiko keamanan di sekitar Indonesia termasuk di Jakarta, Surabaya dan Bali, dikarenakan ancaman teroris yang sedang terjadi.

Selandia Baru mengimbau warganya yang sedang berada di Indonesia untuk berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.


Warga Selandia Baru atau New Zealanders diminta memantau informasi dari media setempat dan informasi lokal untuk mendapatkan informasi baru terkait hal-hal yang bisa mengancam keselamatan.

Sedikitnya 28 meninggal dan 57 luka-luka dalam serentetan ledakan bom di Surabaya pada 13-14 Mei 2018. Korban tewas termasuk terduga pelaku maupun warga. Untuk melawan ancaman teror bom Indonesia sendiri sudah meningkatkan keamanan dengan menetapkan Indonesia kedalam status Siaga Satu.

Selain terorisme, Selandia Baru juga mencatat Provinsi Papua dan Papua Barat sebagai daerah berisiko tinggi di Indonesia. Hal ini lantaran adanya kerusuhan dan risiko penculikan. "Kami melarang seluruh kunjungan wisata dan bepergian yang tidak perlu ke provinsi-provinsi tersebut," tulis situs pemerintah Selandia Baru, safetravel.govt.nz. (rgt/nat)