Saudi Kecam Teror di Indonesia, Sebut ISIS Hancurkan Islam

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Sabtu, 19/05/2018 00:06 WIB
Saudi Kecam Teror di Indonesia, Sebut ISIS Hancurkan Islam Arab Saudi mengecam keras rangkaian serangan teror di Indonesia dan menyebut ISIS menghancurkan Islam. ( CNN Indonesia/Riva Dessthania Suastha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi mengecam keras rentetan serangan teror yang menyerang sejumlah kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, dan Riau dalam dua pekan terakhir.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, mengatakan negaranya mengecam segala bentuk aksi terorisme yang sangat menyalahi hukum Islam.

"Kerajaan Saudi mengutuk keras serangan teror yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Kita semua tahu bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyebut orang kafir lalu membunuhnya. Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan," kata Osama di sela-sela acara buka bersama sejumlah duta besar negara-negara Arab di kediamannya di Jakarta, Jumat (18/5).

Dalam kesempatan itu, Osama juga menegaskan terorisme tidak merepresentasikan Islam. Menurutnya, teroris sama sekali tidak menggambarkan Muslim.


Osama menyebut propaganda teroris seperti ISIS hanya ditujukan untuk menghancurkan Islam. Terorisme, paparnya, juga dilakukan hanya untuk mengadu domba Islam dan agama lain.

"ISIS dan propagandanya ditujukan untuk menghancurkan Islam dan mengadu domba dengan agama lain. Seluruh Muslim harus bisa menghindari fitnah dengan menjauhi terorisme. Kami berdoa semoga seluruh warga Indonesia selalu dalam lindungan-Nya," kata Osama.

Rentetan teror di Indonesia bermula dari kerusuhan yang terjadi di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada 8 Mei lalu. Kericuhan melibatkan tahanan kasus terorisme dan penyanderaan sejumlah petugas polisi.

Insiden yang diklaim oleh ISIS itu menewaskan lima petugas polisi dan satu tahanan. Namun, pemerintah menampik peristiwa ini didalangi oleh ISIS.

Lima hari berselang, teror bom menerjang tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Insiden itu menewaskan puluhan orang termasuk pelaku.

Pada malam harinya, satu ledakan terjadi di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Kepolisian menduga ledakan ini masih berkaitan dengan bom di tiga gereja sebelumnya.

Belum selesai penyelidikan, serangan kembali terjadi di depan Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5) sekitar pukul 07.50 WIB.

Pada Rabu (16/5), sekelompok teroris menyerang Markas Kepolisian Daerah Riau sekitar pukul 09.00 WIB. Lima terduga teroris menerobos masuk pagar markas kepolisian dengan menggunakan mobil dan menyerang sejumlah personel serta wartawan dengan senjata tajam berupa samurai.

ISIS pun mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Osama mengatakan Saudi turut berbelasungkawa kepada keluarga korban terorisme di Indonesia. Dia mengatakan Riyadh terus mendukung Jakarta dalam memberantas terorisme.

"Saudi terus mendukung Indonesia yang memiliki kesamaan pandangan dan cara dalam menangani isu terorisme. Kapan pun Indonesia membutuhkan bantuan, Saudi siap membantu," kata Dubes Saudi yang pernah lama bertugas di Indonesia sebagai atase pertahanan tersebut. (nat)