Diduga Bunuh Sapi, Pria Muslim India Mati Dipukuli Massa

Natalia Santi, CNN Indonesia | Senin, 21/05/2018 12:11 WIB
Diduga Bunuh Sapi, Pria Muslim India Mati Dipukuli Massa Polisi India menyatakan seorang pria muslim yang dituduh membunuh seekor sapi dipukuli sampai mati oleh massa di negara bagian Madhya Pradesh. (REUTERS/Shailesh Andrade)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi India menyatakan seorang pria muslim yang dituduh membunuh seekor sapi dipukuli sampai mati oleh massa di negara bagian Madhya Pradesh. Tindakan tersebut merupakan aksi main hakim sendiri terbaru atas pembunuhan terhadap hewan yang dianggap suci oleh umat Hindu.

Siraj Khan, seorang penjahit berusia 45 tahun, diserang massa di Desa Amgar, Distrik Satna, negara bagian Madhya Pradesh pada Jumat (18/5) pagi. "Dia tewas di tempat kejadian," kata Arvind Tiwari, polisi setempat seperti dilansir AFP.

Teman Kahn, Shakeel Maqbool yang juga diserang massa kini dalam kondisi kritis di rumah sakit. Dia adalah seorang sopir taksi.


Meski sekarang, Shakeel bakal dikenakan hukuman karena dianggap melanggar Undang-undang Larangan Membunuh Sapi yang disahkan pada 2004. Juga Undang-undang Pertanian Preservasi Ternak Madhya Pradesh. Ancaman hukuman tujuh tahun dan denda 5.000 rupee atau sekita Rp1 juta.


Rencana serangan itu baru diketahui pada akhir pekan. Sebanyak 400 polisi tambahan dikerahkan ke distrik itu bersamaan dengan meluasnya pemeriksaan, Sabtu (19/5).

"Kami telah menangkap empat orang. Mereka telah ditahan. Kami menyelidiki apa yang mendorong serangan tersebut," kata Tiwari.

Daging dan bangkai sapi ditemukan di tempat kejadian. Namun tidak dijelaskan secara rinci lantaran penyelidikan masih berlangsung. Khan meninggalkan istri dan tiga orang anak. Sang istri mengira suaminya tidak pulang karena masih menjahit di kiosnya, sebelum mengetahui dia tewas dibunuh massa.

Umat Hindu menganggap sapi sebagai hewan suci. Karena itu menyembelih hewan, memiliki atau memakan daging sapi terlarang di sebagian besar negara bagian di India dimana mayoritas penduduknya beragama Hindu.


Pembunuh sapi di negara bagian Madhya Pradesh terancam hukuman penjara tujuh tahun. Di banyak negara bagian lain di India, ada yang menerapkan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Partai berkuasa pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, Bharatiya Janata Party (BJP) berjanji untuk sepenuhnya melarang pembunuhan sapi di India. BJP, partai sayap kanan Hindu kerap dituduh menutup mata atas meningkatnya aksi main hakim sendiri atas nama melindungi sapi.

Kelompok aktivis hak-hak asasi manusia (HAM) menyatakan massa Hindu kian berani di bawah partai yang berkuasa pada 2014. Banyak korbanny adalah warga muslim.

Dua kasus yang menonjol tahun lalu adalah saat seorang petani susu dibunuh di pinggris jalan karena mengangkut sapi. Seorang remaja muslim yang dituduh membawa daging sapi ditikam sampai mati di sebuah kereta api yang penuh sesak.

[Gambas:Video CNN]

Juli tahun lalu, dua perempuan diserang di Mandsaur, Madhya Pradesh karena diduga membawa daging sapi. Belakangan diketahui bahwa daging itu adalah daging kerbau.

Menurut data IndiaSpend, 78 kasus kekerasan terkait sapi atau dugaan pembunuhan sapi  di India terjadi antara 2002-2017. Sebanyak 273 orang menjadi korban termasuk 28 tewas. Dari jumlah tersbeut 97 persen di antaranya warga muslim. (nat)