Sahur Bersama Wakapolri, Dubes Kuwait Bahas Masalah Bilateral

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 25/05/2018 12:14 WIB
Sahur Bersama Wakapolri, Dubes Kuwait Bahas Masalah Bilateral Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Abdul Wahab Abdullah Al Sager menggelar sahur Ramadan di Diwaniya Kedutaan Kuwait di Jakarta yang dihadiri Wakapolri Komjen Syafruddin. (Dok. Kuwait Embassy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Abdul Wahab Abdullah Al Sager menggelar sahur Ramadan di Diwaniya Kedutaan Kuwait di Jakarta. Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Syafruddin tersebut dibahas peningkatan hubungan bilateral.

Hadir dalam sahur bersama tersebut pengusaha M. Aksa Mahmud, pendiri Bosowa Group, Ali Hasan Al Bahar dari Departemen Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Sharif Hidayatullah di Jakarta, serta Ghazi Alaidrus, Wakil Ketua Rabitah Al-Alawiah.

"Dalam acara tersebut berlangsung pembicaraan tentang hubungan bilateral antara kedua negara dan upaya untuk meningkatkannya," ungkap Kedutaan Besar Kuwait dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (25/5).



Acara juga dihadiri oleh para Dutabesar dari Oman dan Bahrain, dan Kuasa Usaha dari Qatar, Mesir dan Yaman.

Selain itu Direktur perusahaan KUFPEC-Indonesia dan asistennya, juga dihadiri oleh Ahmad Kurniadi staf ahli Menteri Perindustrian, M. Arief Rosyid dari Remaja Dewan Masjid Indonesia, serta beberapa pejabat dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama Indonesia.

Pada kesempatan itu, Dubes Al Sager memaparkan besaran bantuan sosial dan kemanusiaan, pada tingkat pemerintah dan masyarakat, yang diberikan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam dan Baitul Zakat di Kuwait kepada Indonesia dan telah didistribusikan ke banyak kota dan daerah di Indonesia, termasuk Jakarta.


Adapun Wakapolri menyampaikan rasa senangnya menghadiri Sahur Ramadhan di Diwaniya kedutaan, dan memuji amal sosial dan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh instansi pemerintah dan masyarakat Kuwait.

"Wakapolri juga menyampaikan kesiapan untuk kerja sama antara instansi kepolisian di kedua negara," tulis Kedubes Kuwait dalam rilisnya.

Dubes Al Sager pun mengucapkan terimakasih kepada para tamu yang diundang atas kehadiran mereka dan berharap Ramadhan Karim dan puasa yang makbul.

[Gambas:Instagram]

Hubungan bilateral Indonesia-Kuwait terjalin sejak 28 Februari 1968. Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Kuwait pada 2006, dan lawatan mantan PM Kuwait Sheikh Nasser Al Mohammad Al Ahmad Al Sabah ke Indonesia tahun berikutnya dinilai sebagai sejarah baru dalam peningkatan hubungan bilateral. Data Kemenlu RI mencatat volume perdagangan bilateral pada 2017 mencapai US$ 426,8juta (Rp6 triliun).

(nat)