Skandal 1MDB, Anak Tiri Najib Razak Diperiksa Ketiga Kalinya

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 17:27 WIB
Anak tiri mantan PM Najib Razak, Riza Aziz, diperiksa Komisi Anti-Korupsi Malaysia untuk ketiga kalinya terkait skandal korupsi 1MDB, Kamis (5/7). Anak tiri mantan PM Najib Razak, Riza Aziz, diperiksa Komisi Anti-Korupsi Malaysia untuk ketiga kalinya terkait skandal korupsi 1MDB, Kamis (5/7). (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anak tiri mantan Perdana Menteri Najib Razak, Riza Aziz, kembali diperiksa Komisi Anti-Korupsi Malaysia (SPRM) untuk ketiga kalinya terkait skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Kamis (5/7).

Mengenakan jas hitam dan kemeja kuning, Riza tiba di gedung SPRM sekitar pukul 11.00 waktu Kuala Lumpur.

Pemeriksaan Riza berlangsung sehari setelah Najib menghadapi sidang dakwaan terkait SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB.


Dua hari sebelumnya, Riza juga diperiksa lembaga anti-rasuah tersebut. SPRM disebut meminta kesaksian pria 48 tahun itu mengenai aliran dana 1MDB yang diduga digunakan untuk membiayai sejumlah karya film Hollywood-nya.
Riza merupakan produser film berbasis di Los Angeles sekaligus pendiri agensi film Red Granite Pictures, yang memproduksi sejumlah karya Hollywood seperti The Wolf Of Wall Street yang dibintangi Leonardo DiCaprio, Dumb And Dumber To, dan Daddy's Home.

Dilansir The Straits Times, Kementerian Kehakiman AS menuding Riza menggunakan lebih dari US$100 juta uang 1MDB untuk membiayai ketiga film tersebut.

Dilansir Reuters, Red Granite juga disebut terlibat pembelian sejumlah aset menggunakan uang 1MDB. Aset itu kemudian disita oleh AS.

Perusahaan dikabarkan sepakat menutup kasus tersebut dengan membayar denda US$60 juta kepada pemerintah AS.
Selain itu, Riza dituduh menyalahgunakan dana 1MDB untuk membeli sejumlah properti mewah, termasuk kondominium di New York, rumah mewah di tengah Kota London seharga US$41,8 juta, dan hunian megah senilai US$17,5 juta di kawasan elite Beverly Hills.

Sejauh ini, Riza tak banyak berkomentar mengenai pemeriksaannya di SPRM. Ia hanya mengatakan bahwa dia tidak pernah "secara sadar" menggunakan dana curian 1MDB untuk membuat film-film tersebut.

Riza adalah teman dekat pebisnis Low Taek Jho alias Jho Low, yang disebut Kementerian Kehakiman AS sebagai otak skema pencurian US$4,5 miliar dana 1MDB. Hingga kini, Jho Low masih menjadi buronan aparat Malaysia dan kini disebut terlacak berada di Macau. (has)