Dalam insiden yang terjadi Selasa (14/8) ini, setidaknya 38 orang tewas, termasuk dua orang muslim Albania.
Pemakaman ini dihadiri oleh para pejabat tinggi Italia, termasuk Presiden Sergio Mattarella dan Perdana Menteri Giuseppe Conte serta Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komunitas Muslim Genoa, Liguria, dan seluruh Italia berdoa semoga perdamaian akan menyertai Anda semua," kata imam itu, di depan ribuan pelayat yang berkumpul di dalam ruang penuh bunga tempat 19 peti jenazah dijajarkan itu.
"Kami dekat dengan kalian semua," imbuhnya, ketika tepuk tangan meriah di dalam kapel itu.
Dilaporkan oleh AFP, Italia saat ini dikuasai kaum sayap kanan dan terlihat ada peningkatan jumlah serangan terhadap orang asing dan kaum Muslim.
Sebelumnya, Jembatan tol Morandi di Genoa diduga memiliki masalah konstruksi sejak awal pembangunannya pada 1960-an.
Dalam insiden jembatan ambruk ini, jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat karena tim penyelamat masih mengeluarkan jenazah dari mobil sesaat sebelum pemakaman negara dimulai.
(arh)