Laporan penyerahan uang itu diungkap oleh salah satu pejabat Kementerian Luar Negeri AS yang tak ingin disebutkan identitasnya.
Ia menegaskan bahwa dana itu tidak terkait kasus Khashoggi, melainkan imbalan bagi AS atas upayanya membebaskan dan menjaga sejumlah wilayah di Suriah dari pengaruh ISIS.
Kementerian Luar Negeri AS pun membantah bahwa aliran dana Saudi itu berkaitan dengan kasus wartawan pengkiritk pemerintahan Raja Salman yang hilang itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penerimaan dana spesifik ini telah direncanakan dalam waktu lama dan tidak ada hubungan dengan peristiwa lainnya atau tujuan lawatan Menlu Pompeo ke Riyadh."
Sementara itu, ahli Timur Tengah tetap menganggap bahwa waktu penerimaan "dana bantuan" dari Saudi ini menunjukkan pesan jelas dari Saudi kepada pemerintahan Trump.
Sebagian besar perjanjian kerja sama finansial dengan AS mungkin akan bergantung pada kerja sama kedua negara (dalam kasus ini)."
Khashoggi tak pernah terlihat lagi sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu untuk mengurus dokumen pernikahan.
Otoritas Turki meyakini bahwa Saudi telah membunuh koresonden The Washington Post itu di dalam gedung konsulat. Riyadh berkeras membantah seluruh tudingan dan menyebut bahwa Khashoggi telah keluar dari gedung konsulat dengan selamat.
Pernyataan itu diutarakan Trump tak lama setelah dirinya berkomunikasi dengan Raja Salman via telepon mendiskusikan masalah tersebut.
Sebelum komunikasi itu berlangsung, Trump mengancam akan menerapkan "hukuman berat" jika Saudi terbukti membunuh Khashoggi. (rds/eks)