"Pada saat ini, kami tidak menerima LGBT. Namun, jika mereka (Barat) ingin menerima, itu adalah urusan mereka. Jangan memaksakannya pada kami," kata dia, seperti dikutip AFP.
"Lembaga perkawinan, lembaga keluarga kini telah diabaikan di Barat. Mengapa kita harus mengikuti itu? Sistem nilai kita sama baiknya. Jika mereka (Barat) suatu hari memutuskan untuk berjalan telanjang, apakah kita harus mengikuti?"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini bukan kali pertama Mahathir melontarkan komentar anti-LGBT. Beberapa bulan lalu, Mahathir juga mengatakan bahwa ada beberapa hal yang tak dapat diterima di Malaysia, salah satunya pernikahan sesama jenis.
Ia bahkan mengutarakan gagasa pendirian kamp untuk mendidik para LGBT. Gagasan ini dikecam oleh berbagai pihak, termasuk Human Right Watch.
Dari ranah hukum, pada September lalu, dua perempuan yang dituding melakukan hubungan seksual sesama jenis dihukum cambuk di hadapan lebih dari 100 orang di Malaysia.
Namun, Mahathir menganggap hukuman cambuk tersebut tak sesuai dengan nilai-nilai agama Islam. (cin/has)