Politikus Demokrat Jadi Gubernur Gay Pertama di AS

CNN Indonesia | Rabu, 07/11/2018 11:33 WIB
Politikus Demokrat Jadi Gubernur Gay Pertama di AS Anggota Kongres Partai Demokrat, Jared Polis, dipastikan terpilih sebagai Gubernur Colorado pada pemilihan sela Amerika Serikat, Selasa (6/11). (Chip Somodevilla/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Kongres Partai Demokrat, Jared Polis, dipastikan terpilih sebagai Gubernur Colorado pada pemilihan sela Amerika Serikat, Selasa (6/11).

Media lokal AS seperti ABC News dan NBC melaporkan Polis menjadi gay pertama yang berhasil memenangkan pemilihan gubernur tersebut.

Dikutip AFP, anggota Kongres selama lima periode itu berhasil mengalahkan politikus dari Partai Republik Walker Stapleton dengan perbandingan suara 51,2 persen dan 45,4 persen.
Terlepas dari latar belakangnya, Polis menjadi sorotan karena membawa pesan inklusivitas di pemilihan paling beragam dalam sejarah modern Negeri Paman Sam ini.


"Saya benar-benar berpikir bahwa kita saat ini berada dalam kondisi terbaik sebagai bangsa, sebagai masyarakat, ketika para pejabat terpilih sepenuhnya mewakili orang-orang yang mereka ingin layani," ucap Polis kepada ABC News.

"Ini berarti kita harus memiliki komunitas kaum kulit berwarna, komunitas yang mewakili kaum wanita, dan juga komunitas LGBTQ sehingga terwakili. Semakin beragam para pemimpin yang terpilih, saya pikir hasil yang lebih baik akan kita dapat."
Sebelum menjadi politikus, Polis juga merupakan pengusaha. Pria 43 tahun itu pernah mendirikan perusahaan kartu ucapan online pada 1996 lalu dan ia jual tiga tahun kemudian seharga US$780 juta.

Polis juga pendiri ProFlowers, sebuah perusahaan bunga online, dan TechStars, akselerator teknologi yang telah meraup keuntungan US$3,3 miliar.

Sukses di sektor swasta, Polis mulai terjun ke dunia politik sejak 2009 lalu. Saat itu dia melayani di distrik kedua Colorado.

Menurut Denver Post, kekayaan Polis mencapai US$387 juta yang menjadikan dia sebagai politikus Demokrat terkaya di Kongres.
Selama ini, kekayaannya itu menjadi subjek skeptisme dari rekan-rekannya yang lain di Kongres.

Namun, selama menjadi pejabat negara bagian itu, dia memperjuangkan legalisasi ganja serta mengadvokasi pelayanan kesehatan satu sistem yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggota keluarga.

Polis juga merupakan anggota Problem Solvers, kelompok bipartisan yang fokus mengawal layanan kesehatan, imigrasi, dan transportasi meski tidak ada satu pun RUU mereka mendapat dukungan Kongres. (rds/has)