Jejak kasusnya berawal ketika dia diperiksa sebagai saksi Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) terkait kasus 1MDB.
Dia dimintai keterangan atas ratusan barang mewah, seperti 567 tas mahal dan perhiasan bernilai jutaan dolar, yang disita dari kediaman dia dan sang suami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain 1MDB, Rosmah juga dituntut karena diduga tidak membayar 44 perhiasan mewah yang ia pinjam dari seorang kolektor asal Libanon, Samer Halimeh, pada Februari lalu. Total harga perhiasan itu senilai 60 juta ringgit atau setara Rp217 miliar.
Jaksa penuntut mendakwa Rosmah terlibat dalam dua tuduhan korupsi menyangkut proyek energi tenaga surya hibrida untuk sekolah-sekolah di pedesaan di Sarawak.
Jaksa menuding Rosmah meminta suap sebesar 187,5 juta ringgit pada 2016 lalu dari seorang pejabat Jepak Holdings Sdn Bhd dan menerima suap sebesar 1,5 juta ringgit pada 2017 dari pejabat tersebut.
Najib sendiri sejauh ini telah dijatuhi sedikitnya 38 dakwaan karena diduga terlibat korupsi dana miliaran dolar 1MDB. Penyelidikan terhadap Najib ini berlangsung tak lama setelah ia lengser dari kursi PM dan kalah pemilihan umum pada Mei lalu. (rds/has)