Disangka Mainan, Tiga Bocah Tewas Karena Ledakan Mortir
CNN Indonesia
Jumat, 23 Nov 2018 00:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga dari enam anak tewas akibat ledakan di sebuah ladang di Swat, Pakistan pada Kamis (22/11). Mereka terkena ledakan mortir yang diduga sebagai mainan.
"Senjata itu meledak ketika anak-anak memainkannya, dan beberapa anak mulai memukulnya dengan menggunakan batu," kata Sayed Wali Khan, seorang petugas kepolisian setempat seperti dilansir AFP.
Tiga anak yang tewas merupakan dua saudara laki-laki dan sepupu mereka yang berusia sekitar empat hingga sembilan tahun. Sedangkan, tiga anak lainnya mengalami luka-luka dan menerima perawatan medis. Mereka diduga tidak mengetahui mortir itu adalah senjata dan menganggapnya sebagai mainan.
Khan juga mengatakan sebelumnya pada Rabu (21/11) kemarin, tiga anak tewas akibat terkena ledakan mortir yang juga terjadi di desa Nela Gram.
Wilayah itu memang berada di bawah kendali kelompok Taliban di Pakistan pada 2007-2009. Namun, mereka mundur setelah digempur militer Pakistan. Sejak itu, wilayah ini terus-menerus menerima serangan militan yang sporadis.
(cin/ayp)
Add
as a preferred
source on Google
"Senjata itu meledak ketika anak-anak memainkannya, dan beberapa anak mulai memukulnya dengan menggunakan batu," kata Sayed Wali Khan, seorang petugas kepolisian setempat seperti dilansir AFP.
Khan juga mengatakan sebelumnya pada Rabu (21/11) kemarin, tiga anak tewas akibat terkena ledakan mortir yang juga terjadi di desa Nela Gram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
as a preferred source on Google