Diplomat Korut yang Membelot di Italia Dilaporkan Menghilang

CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 20:18 WIB
Diplomat Korut yang Membelot di Italia Dilaporkan Menghilang Ilustrasi. (Reuters/Edgar Su)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang diplomat Korea Utara yang disebut membelot di Italia, Jo Song Gil, dikabarkan menghilang untuk bersembunyi.

Hal itu dipaparkan seorang anggota parlemen Korsel, Kim Min-ki, setelah melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat intelijen terkait kasus tersebut pada Kamis (3/1).

Surat kabar Korsel, JoongAngIlbo, melaporkan Jo merupakan seorang Pelaksana Tugas Duta Besar Korut untuk Italia.


"Masa tugas Plt Dubes Jo Song Gil berakhir pada akhir November lalu. Dia melarikan diri dari kompleks diplomatik sejak awal November lalu bersama istrinya," ucap Kim.
Pada akhir 2018 lalu, Korut sendiri mengumumkan bahwa negaranya telah mengirimkan perwakilan baru untuk Roma.

Pertemuan parlemen Korsel dengan badan intelijen hari ini dilakukan menyusul laporan JoongAngIlbo yang menyebut bahwa Jo bersama keluarganya tengah mengajukan suaka ke salah satu negara Barat.

"Dia (Jo) mencari suaka awal bulan lalu," bunyi laporan JongAngIlbo mengutip sumber diplomatik seperti dilansir AFP.
Sementara itu, otoritas Italia disebut tengah "bersusah payah" melakukan apa yang semestinya dilakukan, tapi mengatakan aparat "sudah melindunginya" di tempat aman.

Namun, Kementerian Luar Negeri Italia mengaku tidak mengetahui apa-apa perihal pembelotan dan pengajuan suaka tersebut.

Sumber diplomatik mengatakan Kemlu Italia tidak memiliki indikasi atau informasi awal jika Jo telah mengajukan suaka kepada Italia.

Jo telah menjadi Plt Dubes di Roma sejak Oktober 2017 lalu menyusul pengusiran Dubes Korut untuk Italia, Mun Jong Nam.
Mun diusir sebagai bentuk protes Italia terkait uji coba nuklir sebulan sebelumnya yang melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mengutip ahli Korut, JoongAngIlbo melaporkan Jo dikenal sebagai anak atau menantu dari salah satu pejabat tertinggi negara terisolasi itu.

Jika berita pembelotan Jo terkonfirmasi, dia akan menambah panjang daftar nama diplomat dan pejabat tinggi Korut yang membelot dari rezim Kim Jong-un.
Pada 2016 lalu, wakil duta besar Korut untuk Inggris, Thae Yong Ho, dan keluarganya membelot ke Korsel. Saat itu, Thae menjadi diplomat tertinggi Korut yang membelot.

Selama ini, berdasarkan aturan, para diplomat Korut yang ditempatkan ke luar negeri tak boleh membawa seluruh anggota keluarganya bertugas.

Para diplomat tersebut diharuskan meninggalkan salah satu anggota keluarganya, pada umumnya anak, di Pyongyang guna menghindari potensi membelot. (rds/has)